ARTÍCULO
TITULO

PENGARUH RANGKAK CREEP PADA BANGUNAN TINGGI

Benjamin Lumantarna    
Steven Steven    
David Budiono    

Resumen

Inelastic deformation due to creep can cause dramatic change of end moment of beams. In this study the influence of creep to end moments is compared with the ones calculated using direct and sequential load methods. An approximate method using Equivalent Modulus of Elasticity is proposed. Four shear wall frame buildings, 10, 20, 30, and 40 stories with 30 cm shear wall are subjected to 5, 10, 15, and 20 years creep.It is shown that the difference between the 5, 10, 15, and 20 years creep are not significant. Compared to the sequential method, the direct method gives a better result to the creep. It is also shown that except for the 10 story building, the end moments caused by the development of creep deformation can cause cracks, thus the ability of the beams to redistribute the end moment must be assured. Abstract in Bahasa Indonesia : Perubahan bentuk inelastis yang disebabkan oleh rangkak (creep) dapat menyebabkan perubahan momen pada tumpuan balok. Penelitian ini mempelajari pengaruh rangkak dan membandingkan hasil perhitungan yang diperoleh terhadap metode pembebanan langsung dan pembebanan sequential. Untuk memperhitungkan pengaruh rangkak, diusulkan suatu metode penyederhanaan di mana digunakan konsep Modulus Elastisitas Ekivalen. Dalam penelitian ini ditinjau 4 buah bangunan, yaitu bangunan 10, 20, 30 dan 40 lantai dengan dinding geser tebal 30 cm., pengaruh rangkak diperhatikan pada saat bangunan berumur 5, 10, 15, dan 20 tahun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang berarti antara rangkak 5, 10, 15, dan 20 tahun. Dibandingkan dengan metode sequential, metode pembebanan langsung lebih mendekati hasil yang diberikan perhitungan dengan memasukkan pengaruh rangkak. Juga ditunjukkan bahwa selain pada bangunan 10 lantai, akibat rangkak akan terjadi retak pada beberapa tumpuan, sehingga dalam perencanaan harus dimungkinkan terjadinya redistribusi momen dari tumpuan ke lapangan.