ARTÍCULO
TITULO

Sektor Unggulan dan Keterkaitan Spasial Ekonomi Antar Kabupaten/Kota di Jawa Tengah

Muhammad Tsaaqibul Fikri    
Fafurida Fafurida    

Resumen

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sektor apa saja yang menjadi unggulan kabupaten/kota di Jawa Tengah dan bagaimana keterkaitan spasialnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan alat analisis LQ, Shift-Share dan Tipologi Klassen untuk mengetahui sektor dengan keunggulan komparatif dan kompetitif. Indeks Moran dan LISA untuk mengetahui keterkaitan spasial antar daerah secara global dan lokal. Hasil penelitian ini menunjukkan  sektor unggulan yang mayoritas dimiliki kabupaten/kota di Jawa Tengah adalah sektor jasa-jasa, sektor pertanian serta sektor pertambangan dan penggalian. Adapun hasil dari analisis keterkaitan spasial kabupaten/kota di Jawa Tengah terdapat keterkaitan spasial yang signifikan dan bernilai high-high (hot-spot) pada sektor pertanian di kawasan Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Blora, sektor pertambangan dan penggalian di kawasan Kabupaten Blora, sektor industri pengolahan di kawasan Kabupaten Jepara dan sektor jasa­jasa di kawasan Kabupaten Magelang. Sehingga keterkaitan tersebut dapat menjadi dasar untuk membentuk kerjasama antar kabupaten/kota agar pembangunan dapat dilakukan lebih merata.The purpose of this study was to determine what sectors of the superior districts/cities in Central Java and how the spatial correlation patterns did. This research was conducted using LQ, Shift-Share and Typology Klassen to determine sectors with comparative advantages and competitiveness, Index Moran and LISA to determine the spatial correlation between the districts/cities. The results of this study indicated that the majority of the superior sectors of the districts/cities in Central Java are in sector services, the agricultural sector and in mining and excavating sector. The results of the analysis of the spatial correlation patterns  in districts/cities in Central Java are significant spatial correlation pattrens and valuable high-high (hot-spot) in the agricultural sector in  Banjarnegara, Wonosobo and Blora area, mining and excavatinf sector in Blora area, the manufacturing sector in the region  of Jepara district and service sector in Magelang regency area. So that the association can be the basis to establish cooperation between districts / cities that development can be made more equitable.

 Artículos similares

       
 
Wahyu Setianto    
Abstrak___________________________________________________________________Ekspor non migas Indonesia merupakan ekspor unggulan selain dari sektor migas. Salah satu komoditi ekspor non migas Indonesia dihasilkan oleh sektor industri manufaktur yang merupa... ver más

 
Azis Pratomo    
Abstrak___________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kecamatan yang berpotensi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cilacap. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sek... ver más

 
Agata Febrina Panjiputri    
Abstrak___________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi struktur perekonomian, sektor unggulan,interaksi ekonomi di setiap kabupaten/kota yang tergabung dalam Kawasan StrategisTangkalla... ver más

 
Abdul Bakhirnudin    
Abstrak ___________________________________________________________________ Kawasan Banglor merupakan salah satu Kawasan di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki tingkat pertumbuhan yang paling rendah dan terletak jauh lebih rendah dibandingkan dengan kawas... ver más

 
andreas christian    
Abstrak ___________________________________________________________________ Di Kecamatan Jati Kabupaten Kudus komoditas pertanian yang banyak diusahakan petani adalah padi. Begitu pentingnya komoditas padi ini dikembangkan sebagai salah satu komoditi ung... ver más